Monthly Archives: February 2011

Made of WOOD

This slideshow requires JavaScript.


RAW!

Advertisements

Catch me if you can

Left : Frank Abagnale. Right : Leonardo Dicaprio as Frank Abagnale in Catch Me If You Can

Nowadays, Frank Abagnale is a successful person, who found the Abagnale & Associates, a multi million dollar company which advises business on fraud. He spent less than 5 years in federal prison, instead of 12 years in which he was sentenced, and still continue working with the FBI.


NNTND WII CMMRCL

STUP


You don’t know how much I love you..

This slideshow requires JavaScript.

VERY!! YOU FAT ASS!


Really, seriously, guys. Immigrant ?

Notice the shoes, the pants, the jacket. Arrgh. If being an immigrant can make me look this cool.. I’d become one. hahaha

Koran Kompas. Rabu, 16 Februari 2011.


The Experiment

 

Distrudarai oleh Paul Scheuring, film ini adalah sebuah film dengan genre phsychological thriller. Menceritakan mengenai suatu eksperimen yang mengambil 26 orang pria sukarelawan, untuk mensimulasikan suatu keadaan dengan setting sebuah penjara. Orang – orang tersebut akan dibagi ke dalam 2 peran, yaitu sipir dan narapidana.

Film yang diperankan oleh Adrien Brody dan Forest Whitaker dan mendapat nilai 6.2 di IMDB.com ini, merupakan film thriller yang memang membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi. Cukup membosankan, tapi nilai yang ingin disampaikan sangat baik, jika anda menyadarinya. Saran saya, ketika anda menonton, analogi kan setting tempat tersebut seperti dunia kita sehari – hari. Maka anda akan mengerti maksud saya.

Jika anda memang suka dengan film yang meninggalkan anda dengan rasa “menggantung” dan “mengganggu”, bukan semengganggu fourth kind, ataupun paranormal activity, saya sarankan anda menonton film ini.


it’s all strings attached

sebelumnya.. SPOILER ALERT! JANGAN DIBACA JIKA MASIH BELUM MENONTON!

Kemarin, tepatnya tanggal 14 Februari yang seharusnya jadi hari kasih sayang (termakan westernisasi nampaknya), saya dan ketiga teman saya menonton film All Strings Attached .

Bagus, konsepnya menarik, walau mungkin jarang diterapkan di budaya timur (atau sebaliknya?) , dan juga ceritanya sama sekali tidak membosankan. Saya tidak ingat kapan terakhir kali tertawa sebanyak itu, dalam keadaan sadar, tepatnya.

Ceritanya sederhana, ada 2 karakter, yaitu Emma (Natalie Portman) dan Adam (Ashton Kutcher) yang melakukan hubungan seks, murni berdasarkan kebutuhan seks masing – masing, bukan karena cinta, atau sayang, atau belas kasihan, atau dalam keadaan berada di suatu pulau tanpa kehadiran lawan jenis lain, namun karena kebutuhan. Tanpa embel – embel apapun, hanya seks. Sex friend. That’s what they said, in that movie.

Namun ternyata, ketika hal ini menyentuh kebutuhan yang mungkin cukup mendasar, dan kebutuhan manusia yang hakiki, ternyata tidak bisa juga melakukannya dengan tanpa embel – embel apapun, melainkan semuanya justru hadir dan jadi embel – embel.

Plotnya mudah ditebak, jelas sekali bagaimana kesemuanya berakhir. Tidak ingin menghapus mimpi – mimpi di hari valentine kebanyakan orang, nampaknya. Namun, yang menarik adalah bagaimana hubungan mereka berdua yang sangat “santai” dan sangat jujur, juga bagaimana perspektif mereka terhadap hal menjalin hubungan. Akting Natalie Portman disini luar biasa, dan sangat menonjol, menurut pendapat saya. Sedangkan akting Ashton Kutcher.. ya biasa- biasa saja, seperti pada film – filmnya kebanyakan. Jika ingin mendapatkan suatu suguhan film yang lucu dan romantis, ini merupakan pilihan yang tepat. Menurut saya.

Rasanya semua pria juga akan mudah untuk terjun ke dalam hubungan ini, jika yang mengajaknya adalah Natalie Portman.